Setelah Habis, Terbitlah pengecualian.
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE
Raker HMIF memutuskan bahwa staf Ahli hanya boleh mengikuti 2 kepanitiaan saja. Semua sepakat. Dan akrena kesepakatan itu keluarga ini harus memiliki manajemen sendiri tentang keputusan tersebut. Benar, dengan menghitung kemungkinan baik buruk ketika kita mengikuti suatu kepanitiaan.
Bukanlah keluarga jika tidak mempunyai masalah. Saat itu, Aziz, Acong, juga Lele masuk dalam 2 kepanitiaan. Aziz,Acong,Lele masuk dalam POSITIF dan EYD. Habis sudah jatah mereka. Selamat satu tahun kedepan mereka tidak diizinkan mengikuti kegiatan yang membutuhkan kepanitiaan. Mereka hanya boleh ikut dalam kegiatan yang ebrsifat tim kerja.
Hal tersebut tentu membuat kami tidak produktif. Seharunya mereka mengikuti kepanitian-kepanitian sebagai media pemanasan. Bukan tidak diijinkan kepanitiaan. Disinilah permasalahan itu menjadi menarik. Melibatkan Kominfo dan Litbang dalam hal Filtering. Bagaimana tindakan Litbang ?. coba Tanya mas Uffi sebagai Saliti (Staf Litbang yang betugas sebagai teman, penasehat di setiap divisi dan staf).
Hingga akhirnya diputuskan , Anggap saja poin mereka masih 0. Dengan kata lain kekhilafan kami dimaafkan. Inilah pengecualian yang saya maksudkan. Sebuah pelajaran besar untuk kita semua. Tentang manajemen tim, manajemen filtering. Perlu setiap divisi dan staf untuk memiliki manajemen tersebut. Bukan hanya Litbang yang mengaturnya. Tetapi KITA. Dan di Kominfo belum memiliki hal tersebut.
Saya pribadi sangsi ketika filtering dibuat agar kerja kita, tanggung jawab kita dikerjakan. Akahkah seperti itu ?. benarkah kesangsian itu terbukti ?. kita lihat saja nanti.